1/5 Theophilio

theo.pngFoto dok: Theophilio

Perancang kelahiran Jamaika yang berbasis di Brooklyn, Edvin Thompson meluncurkan labelnya, Theophilio pada tahun 2016 silam. Koleksi pria dan wanitanya memadukan budaya tanah kelahirannya juga semangat dan energi kreatif yang merepresentasikan kehidupan metropolitan kota New York. Beberapa koleksinya termasuk kemeja berkancing dengan dasi korset, slip dress dan atasan yang dirancang dengan warna serta manik-manik yang kental akan gaya Rastafarian. Musi mini, Thompson turut meramaikan New York Fashion Week SS21 dengan desain yang unik dan mencolok, sesuai dengan pemikirian kreatif dan pribadiannya yang mencolok.

2/5 A Potts

potts.pngFoto dok: A Potts
 

Koleksi unisex dari A Potts pada musim ini terinspirasi oleh boneka topsy-turvy yang populer di Amerika Selatan pada abad ke-19 yang memiliki dua sisi yaitu hitam dan putih, “interpretasi bernuansa dinamika rasial yang disamarkan dengan polos dan sederhana” ungkapnya dalam sebuah press release. Pada musim ini, Potts menghadirkan dinamika pakaian yang dapat dikenakan dari atas ke bawah atau dari dalam ke luar yang terbuat dari bahan katun, denim dan parasut.

3/5 Who Decides War

decides.jpg
Foto dok: Who Decides War
 

Everard Best dan Tela D’Amore memulai debut pakaian wanitanya untuk musim semi 2021, bersama dengan koleksi pakaian pria mereka yang sebelumnya sudah populer di kalangan pecinta mode. Koleksi mereka kali ini menghadirkan siluet esensialis dengan teknik pengguntingan dan renda yang menjadi highlight dari pakaiannya.

4/5 Mr. Saturday

satr.png
Foto dok: Mr. Saturday
 

Untuk koleksi women ready-to-wear pertamanya, Joey Gollish memadukan gaya vintage dan modern. Exaggerated tailoring dipadukan dengan potongan feminine seperti rok lingkat lipit, siluet wafty dan hot pants pyhton akan melengkapi gaya harianmu yang kasual, playful dan edgy.

5/5 Carter Young

carter.pngFoto dok: Carter Young
 

Desainer berkebangsaan Amerika, Carter Altman memadukan siluet ramping dari setelan tahun 70-an dengan gaya unisex yang kontemporer. Kebebasan dan individualisme adalah dua kata kunci yang menghighlight koleksi musim ini. Spirit dari gaya pribadi dan ekspresi kreativtasnya terpancar pada koleksi yang didominasi oleh warna khaki, maroon dan coklat ini.