NamrataDudaney.jpg

Ketika membahas mengenai brand tas kulit eksotik, nama Ahikoza tentunya menjadi salah satu dari beberapa merek terkemuka yang banyak dikenali.

Berfokus pada aksesoris mewah wanita dengan desain yang unik dan bahan kulit eksotis yang berkualitas, brand yang namanya sudah melanglang buana di karpet Hollywood dan Bollywood ini didirikan oleh Namrata Dudaney.

Hasil karyanya pun tak jarang melengkapi tampilan karya rumah mode papan atas pada saat perhelatan peragaan busana besar seperti Rocky Star di London Fashion Week pada 2018 lalu. Tidak sampai situ saja, koleksinya pun pernah diperkenalkan oleh aktris di serial televisi ternama, Dynasty. Bahkan, selebriti Bollywood Kareena Kapoor dan model Victoria's Secret Barbara Fialho juga pernah mengenakan aksesoris Ahikoza.

Namrata sendiri merupakan penggemar tas berbahan kulit eksotis dan mulai menjadi kolektor sejak ia berusia 16 tahun. Ia mengatakan, kecintaannya terhadap kulit eksotis menginpirasinya untuk mendirikan Ahikoza.

“Kecintaan saya terhadap kulit eksotis bermula saat saya mendapatkan hadiah python foldover clutch dari Gucci. Clutch tersebut memberi kesan yang mendalam bagi saya. Kemewahan serta kerajinan tangan yang apik jelas tercermin pada clutch tersebut,” imbuhnya.

Kegemarannya terhadap dunia mode terutama tas memang sudah tertanam sejak ia masih belia. Meskipun begitu, Namrata mengaku bahwa ia tidak pernah menyangka jika ia akan menjadi desainer tas tangan terkemuka di Asia. 

“Mendesain tas adalah panggilan jiwa saya. Semua proses datang secara natural dan mengalir begitu saja," ungkapnya.

Dalam wawancara ekslusif bersama Indonesia Tatler, Namrata mengatakan ia memilih kulit eksotis karena detail dan pengerjaanya yang membutuhkan keahlian khusus.

“Kulit eksotis membutuhkan banyak mata untuk detail dan pengerjaan khusus karena bahan ini memang lebih rapuh daripada kulit tradisional. Warna dan teksturnya juga sangat menarik. Oleh karena itu, ketika Ahikoza berkembang, kita juga akan mengeksplor kulit tradisional.”

143.jpg

Selain berkarya dengan kulit eksotis berkualitas serta pengerjaan yang teliti, salah satu keunggulan dari brand ini juga menerima pesanan sesuai keinginan pelanggan. Menurut Namrata, servis custom ini memberikan kesempatan kepada setiap pelanggannya untuk mengkoleksi sebuah karya yang sesuai dengan selera mereka.

“Servis custom ini memberikan saya pengalaman untuk berkomunikasi secara langsung dengan pelanggan saya. Dengan begitu, saya akan lebih menghargai dan memahami apa yang dibutuhkan setiap pelanggan.”

Salah satu custom bag-nya yang paling berkesan adalah Ahikoza Sierra Minaudiere yang dibuat khusus sesuai dengan permintaan salah satu pelanggan setia yang juga teman baiknya Rachel Nathani. Dihiasi oleh mutiara, tas tangan ini sangat serasi saat dipadupadankan dengan gaun Zuhair Murad yang Rachel kenakan saat hari pernikahannya.

CarolinawearingCarlinaBag.JPG

Tidak hanya itu saja, Namrata pun juga mengatakan bahwa setiap lini produknya dinamai setelah teman dekatnya seperti Carol Kumala, Juliana Kumala dan Rachel Nathani.

“Saya terinspirasi dengan nilai-nilai yang mereka miliki dan juga gaya pribadi mereka yang unik. Merupakan kehormatan bagi saya untuk membantu medesain koleksi ini,” jelas Namrata.

Carol Kumala mengatakan bahwa ia sangat bangga menjadi bagian dari Ahikoza. Dengan tas tote-to-in Carolina rancangannya dengan Namrata, ia mengatakan bahwa ia ingin membuat tas yang praktis dan kasual untuk membawa semua kebutuhan.

“Kemudahan dan kenyamanan adalah dua hal penting yang kami utamakan dalam mendesain tas ini.”

Memajukan Pengrajin Kulit Indonesia

Sebagai pemain utama dan terbesar dalam kerajinan tas dengan kulit eksotis, Namrata mengatakan bahwa ia menyadari adanya kesenjangan antara produksi kulit eksotis dengan kualitas pengrajin di Indonesia.

Menurutnya ada banyak pengrajin yang memiliki potensial namun tidak terekspos ke dunia luar. Dengan Ahikoza, ia berkomitmen untuk mengangkat nasib para pengrajin kulit.

“Pengrajin adalah salah satu bagian terpenting dalam kemajuan brand saya. Dengan keahlian yang dimiliki para seniman yang didapat dari ilmu yang dipelajari dan disempurnakan selama bertahun-tahun, saya senang bisa memberi kesempatan kepada mereka untuk berkarya hingga ke kancah internasional.”

Ia pun juga menyadari bahwa ada beberapa tantangan yang ia hadapi, terutama saat ia memutuskan untuk menggunakan kulit eksotis sebagai bahan utama dari semua koleksinya.

Dikutip dari wawancara ekslusifnya dengan majalah Herworld.co.id ia megatakan bahwa membuat karya dari kulit eksotis jelas berbeda dengan kulit biasa dan juga karena pertimbangan etisnya. “Saya menyadari fakta itu,” ungkap Namrata. “Namun saya percaya ini adalah masalah perspektif. Ahikoza menyediakan peluang kerja, mengurus para pengrajin kami, dan yang paling penting adalah sebagai perusahaan, kami memastikan untuk belajar dan meminimalkan semua bentuk konsumsi limbah. Kami mencari kulit dengan cara paling etis yang kami bisa."