1/5 Mohammed Bin Salman, Newcastle United, $1,4 triliun   

salman.jpgFoto dok: thesoufancenter.com 

Putra mahkota Arab Saudi, Mohammed Bin Salman, belakangan ini sedang ramai dibicarakan. Pasalnya, pria berusia 34 tahun ini dikabarkan akan mengakusisi saham klub Premier League, Newcastle United.  
 
Merogoh kocek hingga 300 juta poundsterling atau Rp5,8 triliun, sang pangeran akan mengambil alih kepemilikan klub tersebut dari Mike Ashley dan akan memegang 80 persen saham dari klub bola tersebut.
 
Dengan kekayaan setara dengan Rp 21 kuadrilian, adalah hal yang lumrah jika sang pangeran memiliki gaya hidup yang mewah. Beberapa barang yang ia miliki di antaranya adalah lukisan, mobil mewah, vila mewah, mansion serta kapal pesiar.
 
Tiga tahun lalu, ia dikabarkan membeli lukisan langka karya Leonardo da Vinci, “Salvator Mundi,” seharga 340 juta dollar AS atau Rp 5 triliun. Ia pun dikabarkan memiliki kapal yacht seharga 500 juta dollar AS atau Rp 8 triliun, French Chateau seharga 300 juta dollar AS setara Rp 4 triliun dan berbagai macam super cars dari Ferrari, Lamborghini hingga Bugatti.
 
Jika ia berhasil megambil alih Newcastle United, Mohammed Bin Salman akan menjadi pemilik klub sepak bola terkaya, tidak hanya di Inggris, tetapi di dunia. Mengalahkan Sheikh Mansour, pemilik klub sepak bola Manchester City, Roman Abramovich pemilik Manchester dan Stan Kroenke pemilik klub sepak bola Arsenal.
 
2/5 Sheikh Mansour, Manchester City, $20 Miliar

mansour.jpgFoto dok: football5star.com

Sheikh Mansour, mengantarkan Manchester City ke era kejayaan ketika ia mengambil alih klub ini pada 2008. Suntikan dana yang di alokasikannya untuk beberapa proyek terbukti menghantarkan klub ini di Liga Premier. Saudara dari Sheikh Khalifa bin Zayed Al-Nahyan, Presiden dari Uni Emirat Arab dan penguasa Abu Dhabi ini adalah seorang anggota Dewan Investasi Abu Dhabi yang mengatur investasi dan kedaulatan Uni Emirat Arab. Pria berusia 49 tahun ini juga merupakan salah satu anggota dewan perminyakkan Abu Dhabi dan pemilik dari empat klub sepak bola lainnya seperti New York City FC, Melbourne City FC, Yokohama F. Marinos dan Girona. Selain itu, ia pun juga dikabarkan sebagai pecinta sepak bola sejati. Kekayaannya pun setara dengan Rp 302 triliun.
 
3/5 Roman Abramovich, Chelsea, $11,3 Miliar

abram.jpgFoto dok: theunionjournal.com

Roman Abramovich bukanlah nama yang asing di telinga para pecinta sepak bola. Pria asal Rusia yang memiliki kekayaan setara dengan Rp 170 triliun ini sudah menjadi pemilik saham mayoritas Chelsea semenjak tahun 2003 silam. Menurut laporan dari Forbes, Abramovich memiliki total kekayaan senilai 11,3 Miliar Dollar. Angka ini tentunya didapatkan dari bisnisnta di bidang tambang serta investasi di Rusia. Suntikan dana dari Abrahamovich sukses membuat Chelsea menjadi salah satu klub tersukses di Inggris. Di bawa pimpinannya, The Blues berhasil meraih lima gelar Liga-Inggris, lima Piala FA, tiga Piala Liga Inggris, dan dua Liga Europa dan satu Liga Champions.

4/5 Stan Kroenke, Arsenal, $10 Miliar

kroenke.jpgFoto dok: bleacherreport.com

Stan Kroenke seringkali dianggap sebagai musuh bersama para suporter Arsenal. Status ini didapatkan Kroenke setelah ia dianggap tak terlalu memperdulikan prestasi dan penampilan tim di atas lapangan karena lebih tertarik meraup untung dari Arsenal. Kroenke sendiri sudah menjadi pemilik saham minoritas dari Arsenal semenjak tahun 2008. Sepuluh tahun berselang, Kroenke resmi menjadi pemilik saham mayoritas The Gunners. Pria yang memiliki kekayaan setara dengan Rp 150 triliun ini juga merupakan pemilik dari Los Angeles Rams (NFL), Colorado Rapids (MLS), Colorado Avalanche di NHL serta Los Angeles Gladiators (E-Sports).
 
5/5 Aiyawatt Srivaddhanaprabha & keluarga, Leicester City, $6 Miliar

aimyat.jpgFoto dok: lcfc.com

Aiyawatt Srivaddhanaprabha merupakan anak dari sang pemilik klub bola Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha. Pada tahun 2018, Aiyawatt menggantikan sang ayah, yang meninggal pada kecelekaan helikopter, untuk menjalankan klub yang dimilikinya. Ia pun merupakan seorang CEO dari King Power, sebuah bisnis yang bergerak di sektor duty free. Keluarga Srivaddhanaprabha membeli Leicester City pada 2010 dan enam tahun kemudian, Leicester City menjadi juara Liga Premier Inggris. Dengan bisnis yang dijalankannya, kekayaan Aiyawatt Srivaddhanaprabha mencapai Rp 90 triliun.