Belakangan ini media lokal dan media sosial telah dihebohkan oleh seorang anak SMP asal Tangerang, Banten yang berhasil meretas situs resmi NASA. Walaupun usianya masih terbilang muda, Putra Aji Adhari mampu menarik perhatian masyarakat juga pemerintahan di dunia. Siapakah remaja ini dan bagaimana ia bisa meretas situs NASA? Kita baca selanjutnya disini.  

Tidak ada latar belakang programming
IMG_7367.JPG

Meski Putra kini memiliki ketenaran sebagai peretas paling dikenal di Indonesia berkat aksinya meretas situs resmi NASA, ternyata keahlian ini bukan hasil pelajaran yang ia dapatkan di sekolah. Dikutip dari media lokal, Putra mengaku bahwa ia mempelajarinya secara otodidak. Dalam sebuah wawancara dengan Narasi TV, Putra juga mengatakan bahwa banyak sekolah di Indonesia yang tidak mempunyai pendidikkan yang layak untuk programming. 

Terinspirasi dari video games

54510963_273565653532806_8408129566632572754_n.jpg

Dikutip dari USS Feed, Putra pertama kali tertarik dalam bidang programming pertama kali saat ia bermain game, terutama game yang bertema hacking. Mulai dari permainan mobile hingga console, ia pun mencoba untuk belahar dan menggeluti dunia pemrograman.  Tidak hanya itu, inspirasi Putra juga didapatkan dari tokoh ternama di dunia IT seperti Mark Zuckerberg dan Bill Gates.

Menjuluki Dirinya Sebagai bug hunter

53848848_751653451896333_433677049253289266_n.jpg

Bukan merupakan tipe peretas yang memiliki niatan buruk, Putra menjuluki dirinya sebagai bug hunter yang tugasnya meretas berbagai macam situs untuk mencari bug yang nantinya akan dilaporkan pada pihak yang bersangkutan. Putra melaporkan bug ini melalui komunitas yang dinamakan bug bounty.

Peretas termuda di Indonesia

55734813_118338716003321_7779952247336703888_n.jpg

Meski dibutuhkan waktu bertahun-tahun bagi seseorang untuk benar-benar memahami programming dan bug hunting, Putra telah sukses mendapatkan prestasi ini pada usia muda. Duduk di bangku SMP, umurnya sekarang ini masih 15 tahun. Bayangkan potensi yang ia punya setelah lebih berkembang nanti.

Diberi reward oleh NASA

54513699_1004868743040215_4355511043174267628_n.jpg

Pekerjaan dari seorang bug hunter memang sepadan dengan semua usaha yang dibutuhkan untuk sukses. Situs Facebook sendiri dilansir pernah memberikan reward sebesar 50 juta dollar A.S atau sebesar 700 juta rupiah untuk salah satu bug yang diretas. Putra pun mendapatkan imbalan dari pihak NASA dari jasanya melaporkan Remote Code Execution bug.

Pernah Meretas Situs KPU 

53689043_519166078610683_9100908485536250609_n.jpg

Selain NASA, Putra pun sempat berhasil meretas situs pemerintahan di Indonesia yaitu KPU. Dikutip dari Kompas, ia menemukan celah pada server KPU yang berisi tabel nama seluruh daerah dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Indonesia. Ia pun juga melaporkan temuannya kepada Badan Siber Dan Sandi Negara, lalu dialihkan kepada developer situs KPU. 

Baca juga: Fransiska Hadiwidjana, Perempuan Dibalik Kesuksesan Startup Prelo

Tags: Indonesia, NASA, Putra Aji Adhari, Hacker, SMP, Peretas