Ketikan musim liburan datang biasanya negara yang terpikir oleh kita untuk dikunjungi adalah Singapura, Jepang, Korea Selatan atau bahkan Amerika Serikat. Namun, ketika ditanya apakah Bhutan ada di dalam daftar liburan kita, sudah dipastikan hampir tidak ada. Negara kecil yang terletak di antara India dan Cina ini memang tergolong ekslusif. Wisatawan yang ingin berlibur kesana pun tidak bisa sembarangan masuk. Pasalnya, untuk memasuki Negeri Naga Guntur ini, wisatawan harus menggunakan jasa travel agent yang khusu disediakan oleh pemerintah Bhutan yakni www.tourism.gov.bt

Bhutan memang terdengar asing di telinga kita, karena banyaknya paket tur dan penginapan yang menyasar pada negara-negara besar lain seperti Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan atau Perancis. Dilihat dari sisi geografisnya, Bhutan memang bukan tempat yang umumnya dipilih. Bahkan untuk masuk kesana, wisatawan akan dipungut biaya yang tidak sedikit. Tarif masuknya pun sudah dipatok oleh pemerintah setempat mulai dari 200 dollar AS hingga 250 dollar AS per orang, per malam. 

Terlepas dari aksesnya yang sulit dan harga paket liburan yang tidak murah, negara ini sangat terkenal dengan budaya dan keindahan alamnya yang tak tertandingi. Berikut 5 alasan mengapa kamu harus mengunjungi Bhutan, paling tidak sekali seumur hidupmu. 

Baca juga: 5 Kafe Nyaman Yang Buka Hingga Larut Malam Di Jakarta

Pemandangan alam yang tak tertandingi

Negara yang terletak di Asia Selatan ini memang tidak sepopuler negara-negara tetangganya seperti Nepal, India, atau Maladewa. Terletak di pegunungan Himalaya membuat pemandangan alam di negara ini tidak bisa di padang sebelah mata. Sepanjang mata memandang, wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan pegunungan salju, hamparan lahan yang hijau dan tebing-tebing tinggi yang menjulang. 

Tempat menarik bagi pecinta seni

Art.jpg

Selain pemandangan yang indah, Bhutan juga terkenal dengan negara yang sangat menjaga adat dan tradisinya. Tidak heran jika wisatawan akan banyak menemukan penduduk sekitar yang masih menggunakan pakaian tradisional. Bahkan untuk mengunjungi kantor pemerintahan setempat, warga lokal harus memakai pakaian nasional mereka lho! Tidak hanya pakaian, Bhutan juga terkenal dengan ukiran kayu, lukisan, patung dan ornamennya. Pekerjaan utama masyarakat disana adalah penjahit, pemahat kayu, menenun dan pembuat kertas. 

Wisata Spiritual

"There's no place as peaceful and as calm as Bhutan." Kutipan ini memang benar adanya. Jika kamu ingin mendapatkan pengalaman religi yang tak terlupakan, Bhutan merupakan tempat yang tepat. Hampir tidak ada tempat di Bhutan di mana wisatawan tidak mendengar mantra-mantra yang dinyanyikan oleh para biksu. Masyarakat Bhutan tidak hanya menganggap Agama Buddha sebagai agama tetapi juga cara hidup. Ketika berkunjung, wisatawan akan berkunjung ke biara-biara yang ada di Bhutan, salah satunya seperti Biara Taktsang Palphug atau Tiger's Nest. 

Kuliner yang tak kalah enak 

 apple-1873078_960_720.jpg

Tak hanya tempat-tempatnya, Bhutan juga memiliki kuliner yang tak kalah menarik. Terkenal dengan rempah-rempahnya, tidak heran jika Bhutan juga menjadi salah satu destinasi kuliner bagi para wisatawan. Jika kamu berkunjung ke negara tersebut, jangan lupa mencicipi Ema Datshi (hidangan nasional Bhutan dengan campuran cabai pedas dan keju lokal) atau Hoentai (pangsit yang diisi dengan potongan daging atau kombinasi lobak, ayam, keju, atau kedelai, yang dikukus atau digoreng.

 Iklim yang menyenagkan sepanjang tahun 

Weather.jpg

Meskipun memiliki empat musim, Bhutan tergolong negara yang menyajikan suhu dan kondisi cuaca yang relatif menyenangkan yang membuat negara ini mudah diakses dan cocok untuk dijelajahi sepanjang tahun sesuai dengan jadwal liburanmu. Bulan musim panas biasanya dibarengi oleh hujan yang ringan. Biasanya musim panas dan musim gugur adalah waktu yang tepat bagi para wisatawan untuk berkunjung. 

 Baca juga: 5 Fakta Mengenai Keponakan Prabowo Subianto, Politisi Muda Budisatrio Djiwandono

Tags: Travel