Bandara Internasional Ngurah Rai Bali kini resmi membuka penerbangan internasional untuk wisatawan mancanegara. Dikutip dari surat keterangan resmi, Presiden Joko Widodo memberi izin kepada 19 negara untuk bisa melakukan perjalanan menuju Bali dan Kepulauan Riau. Pembukaan akses ini tentunya akan dilakukan secara ketat sesuai syarat dan ketentuan berlaku. Tidak hanya bandara, berbagai tempat wisata di Pulau Dewata pun kini sudah perlahan dibuka. Berikut ini kami rangkum lima destinasi wisata air terjun untuk mendekatkan diri dengan alam dan menikmati pemandangan menakjubkan.

1/5 Tegenungan Waterfall

Air Terjun Tegenungan (kopralvanani).jpgFoto dok: Maksim Shutov

Salah satu Air terjun di Bali yang banyak dikunjungi oleh wisatawan adalah Air Terjun Tegenungan yang berlokasi di desa Ubud, Gianyar. Disini kamu akan disuguhkan pemandangan yang indah dan asri. Lokasinya uyang dekat dari Bali selatan dan destinasi wisata lain di Ubud serta jarak sekitar 50 menit berkendara dari Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, air terjun ini menjadi salah satu destinasi yang paling banyak direkomendasikan oleh para traveller.

Bagi kamu yang suka berenang di alam, Tegenungan dapat menjadi salah satu pilihan tepat. Nikmati keindahan dan keindahan alam Bali saat berenang di bawah air terjun ini.

2/5 Air Terjun Nungnung

Air Terjun Nungnung (Helminadia Ranford).jpgFoto dok: Helminadia Ranford

Bergeser ke Kabupaten Badung, kamu juga dapat mengunjungi air terjun indah bernama Nungnung. Berlokasi di Badung Utara, tak jauh dari Seminyak, Legian dan Kuta, kamu cukup melakukan satu jam perjalanan untuk sampai kesini.
Selain menawarkan suasana yang alami, ada hal lain yang bisa disaksikan saat berkunjung ke wisata alam di Badung, Bali ini. Air Terjun Nungnung dikenal sebagai salah satu air terjun tertinggi yang ada di Pulau Dewata denganketinggian mencapai 50 meter. Lokasinya yang berada pada ketinggian 900 meter di atas permukaan laut (mdpl) membuat suhu di tempat ini pun cukup dingin.
 
Tak hanya berada di dataran tinggi, Nungnung juga dikenal mempunyai debit air yang sangat tinggi. Bahkan debit airnya melebihi kondisi di Air Terjun Gitgit. Deburan air dan pemandangan yang indah juga menjadikan tempat ini semakin sejuk, terutama di pagi hari.

3/5 Air Terjun Gitgit

Air Terjun Gitgit (Thebalibible).jpgFoto dok: thebalibible.com

Air terjun selanjutnya yang wajib kamu kunjungi adalah Air Terjun Gitgit. Merupakan salah satu air terjun tertinggi di Bali, Gitgit berlokasi di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Kamu hanya perlu menempuh perjalanan kurang lebih 70 km atau setara 2 jam perjalanan dari Kota Denpasar, dan 12 km setara 25 menit dari pusat Kota Singaraja.

Jika kamu melakukan perjalanan dari Kota Denpasar, kamu pun akan melewati daerah Danau Beratan. Sebuah danau alami yang terdapat pura indah di tengahnya. Tidak hanya itu saja, Air Terjun Gitgit ini memiliki ketinggian kurang lebih 48 meter dari permukaan air. Untuk mencapai lokasi cukup mudah untuk dikunjungi. Memiliki jalur setapak naik turun yang sudah tersusun dengan semen sehingga tidak licin dan terjal. Selain itu, diperjalanan menuju lokasi air terjun ini, pengunjung bisa melihat pemandangan alam yang asri dan terdapat beberapa toko cenderamata khas Bali. Jangan lupa jika membeli cenderamata di sini harus bisa tawar-menawar ya. Selain cenderamata, di jalan tersebut juga terdapat warung makan sederhana yang menjual makanan dan minuman.

4/5 Air Terjun Banyumala

Air Terjun Banyumala (Mongabay.com).jpgFoto dok; mongabay.com

Masih di daerah Kabupaten Buleleng, Air Terjun Banyumala adalah destinasi selanjutnya yang wajib kamu kunjungi. Terletak di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Banyumala memiliki keunikan tersendiri, yaitu tampak dari bentuk alirannya yang seolah terbagi menjadi banyak bagian.

Terbentang sepanjang 20 meter, Banyumala juga diapit oleh air terjun kecil di sisi kanan dan kiri yang menambah keindahan pemandangan. Kamu juga bisa berenang di dalam kolam dibawah air terjun ini, kedalamannya hanya sekitar 1 meter sehingga aman untuk digunakan untuk berenang.

Berjarak 65 km atau 2,5 jam berkendara dari kota Denpasar menuju air terjun Banyumala, kamu akan disuguhi pemandangan hijau peopohonan dan suasana danau Baratan yang sejuk di Desa Candikuning dan juga danau Buyan di Desa Pancasari.

Bila berkunjung pada Juli sampai Agustus, selama perjalanan juga akan ditemani aroma khas cengkeh dan kopi. Karena momen ini merupakan musim petik kopi dan cengkeh, dua komoditi terbesar di desa-desa yang terletak di perbukitan Bali Utara ini.

5/5 Air Terjun Yeh Mampeh

Air Terjun Yeh Mampeh (capturedbysari).jpgFoto dok: Instagram / capturedbysari

Untuk sampai ke air terjun Yeh Mampeh, kamu membutuhkan waktu 3 jam perjalanan dari kota Denpasar. Dalam perjalanan, kamu akan melewati jalan sekitar 2 Kilometer dari parkiran kendaraan. Jangan khawatir karena jalan menuju air terjun ini tidak terlalu sulit dan curam, sehingga masih bisa dilewati oleh wisatawan. Sepanjang perjalanan menuju kesini kamu akan disuguhkan dengan pemandangan perbukitan dan adanya tempat suci yang dinamakan "Yeh Anakan" yang biasanya digunakan warga untuk meminta air suci (tirta) persembahyangan.