Pada tanggal 20 Juli kemarin menandakan 50 tahun sejak peristiwa Moon Landing. Memperlihatkan, manusia pertama Neil Armstrong yang menginjakkan kakinya di bulan. Setelah peristiwa mengagumkan ini, banyak orang-orang yang ingin menjelajahi ruang angkasa. Walaupun eksplorasi ruang angkasa saat ini masih terbatas hanya untuk astronot profesional, namun tidak akan lama lagi hingga eksplorasi ruang angkasa dapat dipesan dan dirasakan oleh banyak orang, entrepreneur seperti Elon Musk, Jeff Bezos, dan Richard Branson sedang berlomba-lomba untuk membuat perjalanan ruang angkasa menjadi kenyataan. Jika kamu ingin merasakan bagaimana menjelajah ruang angkasa, berikut ini lima perusahaan yang dapat mewujudkan impianmu dalam melakukan perjalanan ruang angkasa.

SpaceX

first_reflight_-_10_ses-10_east_deck.jpgFoto: dok. SpaceX

Perusahaan milik entrepreneur terkenal, Elon Musk, SpaceX didirikan dengan tujuan untuk mengurangi biaya transportasi ruang angkasa dan mewujudkan kehidupan manusia di planet lain, lebih spesifiknya adalah Mars. Februari 2018 lalu, Elon Musk memberikan gambaran ketika ia meluncurkan “Starman” sebuah mannequin dalam pakaian angkasa didalam Tesla Roadster bersamaa dengan Falcon Heavy. Pada September 2018 lalu, SpaceX mengumumkan bahwa penerbangan komersial pertama untuk mengelilingi bulan akan siap diluncurkan dalam waktu lima tahun.

Virgin Galactic

ss2-unity-july2018-879x485.jpgFoto: dok. Virgin Galactic

Didirikan oleh Sir Richard Branson, Virgin Galactic dibentuk pada tahun 2004 dengan tujuan untuk menjadi pesawat luar angkasa komersial yang pertama di dunia. Perusahaan ini mendapat banyak perhatian dari berbagai pihak, hingga pada tahun 2009 reservasi untuk perjalanan luar angkasa ini dibuka untuk publik. Dalam perjalanan ini, nama-nama selebriti terkenal seperti Justin Bieber, Leonardi DiCaprio, Asthon Kutcher, dan Lady Gaga masuk kedalam SpaceShipTwo dalam tahun 2015. Sayangnya, rencana tersebut harus batal karena kecelakaan VSS Enterprise pada tahun 2014.

Meskipun sempat mengalami kemunduran, sepertinya Virgin Galactic kembali dalam jalur yang cerah. Pada Desember tahun lalu, perusahaan ini berhasil menerbangkan SpaceShipTwo di ujung ruang angkasa dengan dua pilot uji coba. Dua bulan kemudian pada bulan Februari, Virgin Galactic berhasil melakukan uji coba lagi namun dengan tambahan satu penumpang. Memang akan memakan waktu untuk dapat mewujudkan tujuan dari Virgin Galactic, namun dapat dipastikan perusahaan ini siap untuk membawa masyarakat Bumi keluar angkasa.

Blue Origin

blueorigin-newshepard-ns10-ignition2.jpgFoto: dok. Blue Origin

Berbeda dengan SpaceX dan Virgin Galactic, Blue Origin memfokuskan tujuan mereka kepada bulan. Perusahaan yang didirikan oleh founder Amazon, Jeff Bezos, perusahaan ini didirikan pada tahun 2000 dengan tujuan untuk mempermudah akses manusia terhadap luar angaksa dengan biaya yang murah. Perusahaan ini yakin dengan memanfaatkan tenaga yang berada di luar angkasa dapat membantu melestarikan Bumi yang berada didalam kondisi yang tidak baik.

Perusahaan ini sudah membuat dua kapal dengan memfokuskan agar dapat digunakan ulang. Kedua pesawat tersebut adalah New Shepard yang dinamakan setelah astronot bernama Alan Shepard dan New Glenn, dinamakan setelah astronot bernama John Glenn. Pada 11 Mei lalu, New Shepard berhasil diluncurkan, yang menandakan tidak lama lagi pesawat ini dapat digunakan untuk membawa penumpang. Selain itu, perusahaan ini memiliki proyek bernama “Blue Moon” yang berfokus pada mengirim kargo dan astronot ke Bulan pada tahun 2024, yang dapat memungkinkan untuk kehidupan manusia di Bulan.

Baca juga: Dream Moments At Samsara Ubud