3d188cb6-a51c-4497-8b43-6f04753adb68_169.jpegFoto: Dok. CNN Indonesia

Virus Corona COVID-19 kian menyebar secara global. Lewat keterangan resmi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 11 Maret 2020, COVID-19 atau dikenal coronavirus resmi dinyatakan sebagai pandemi yaitu penyebaran penyakit di seluruh dunia yang mempengaruhi banyak orang.

Pertama kali diketahui beredar di Wuhan, China, WHO mencatat hingga 11 Maret 2020 sudah ada 118.322 kasus positif COVID-19 di seluruh dunia. Bahkan di Indonesia sendiri sudah dikonfirmasi 34 kasus dengan 1 pasien meninggal dunia.

Menyikapi hal itu, Artha Graha Peduli Foundation atau AGP yang memiliki visi kepedulian sosial dan kemanusiaan, turut ambil bagian dalam membantu mencegah penyebaran COVID-19 di tanah air, yaitu dengan mempersiapkan Pulau Sebaru sebagai tempat observasi dan pemulihan bagi para WNI yang rawan terpapar corona, termasuk 188 (WNI) anak buah Kapal World Dream dan 68 WNI anak buah Kapal Diamond Princess yang sudah dievakuasi beberapa waktu lalu.

Dilansir dari jurnas.com, Yappi Manafe selaku Pemerhati Masalah Kesehatan menilai bahwa Pulau Sebaru merupakan tempat yang cocok untuk dijadikan tempat observasi para WNI dan kru kapal rawan corona. Terlebih lagi, semua fasilitas yang ada di Pulau Sebaru ini akan dibuat sesuai dengan standar fasilitas observasi pasien COVID-19 yang sudah ditetapkan WHO.

Sebanyak 188 kru kapal World Dream akan diobservasi selama 2 minggu dalam 3 gedung yang berbeda. Penempatan mereka juga akan dipisahkan sesuai dengan jenis kelamin. Selain itu, tiap kru akan ditempatkan dalam ranjang dipan dengan jarak 1 meter per orangnya, sesuai dengan syarat dari WHO.

Untuk para kru kapal World Dream berjenis kelamin perempuan akan ditempatkan dalam 1 gedung yang berlokasi tepat di belakang gedung khusus pria. Mulai dari tempat makan hingga ranjang dipan mereka sudah dipastikan steril. Sedangkan 2 gedung lain disiapkan untuk kru pria.

Selain itu, terdapat satu gedung di bagian paling depan untuk tim ahli kesehatan yang terdiri dari ruang tindakan dan konsultasi.

Hal yang sama juga diberikan kepada 68 kru kapal Diamond Princess. Para kru sendiri akan diobservasi selama 28 hari di satu gedung yang berada di pulau yang sama.

Langkah-langkah kepedulian AGP dalam menangkal virus Corona tak berhenti di situ. Pada awal Maret 2020, AGP turut membantu mengantisipasi penyebaran Corona di Ibu Kota dengan menyediakan Display Rumah Sakit Lapangan di kawasan SCBD lot 7, Jakarta. Tak main-main, semua fasilitas yang terdapat dalam Display Rumah Sakit Lapangan ini dilengkapi dengan alat medis berstandar internasional.

89086597_103374427885863_4585471385551854723_n.jpgFoto: Dok. Artha Graha Peduli Instagram

Gerakan cepat dan kepedulian Artha Graha Peduli dalam membantu menangani penyakit global ini sangat diapresiasi oleh pemerintah dan masyarakat luas. Artha Graha Peduli bertindak sigap dalam mempersiapkan fasilitas observasi, sejak Presiden Joko Widodo resmi menunjuk Pulau Sebaru sebagai tempat observasi WNI rawan Corona.

Kontribusi nyata Artha Graha Peduli pada penanggulangan permasalahan nasional tak diragukan lagi, melalui 5 pilar yaitu, Lingkungan Hidup, Penanganan Bencana, Sosial Budaya dan Pendidikan, Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat serta Bantuan Hukum bagi masyarakat tak mampu,  AGP yang didirikan sejak 1990 oleh pengusaha terkenal Tomy Winata,  telah turut andil dan senantiasa hadir membantu kepentingan pemerintah dan juga masyarakat luas di seluruh penjuru tanah air.

Baca juga: 5 Cara Efektif Mencegah Terjangkitnya COVID-19 

 

Tags: COVID-19, Coronavirus, WHO, Pulau Sebaru