Daya tarik sebuah film tidak hanya berasal dari para pemain, alur cerita, artistik dan lokasi saja, tetapi juga dari unsur terpenting seperti dialog. Apalagi jika dialog itu memiliki ciri khas tersendiri, baik itu lucu, romantis atau mengandung makna motivasi. 

Berikut ini lima percakapan via telepon yang ikonik dalam berbagai film, mulai dari film romantis tahun 80an, film action hingga horor, seluruh percakapan ini akan membawamu pada sebuah kenangan.

When Harry Met Sally (1989)

When Harry Met Sally merupakan film komedi romantis yang diperankan oleh Billy Crystal dan Meg Ryan. Perdana tayang pada 1989, film yang pernah masuk nominasi Oscar untuk kategori Best Writing, Written Directly for the Screen ini bercerita mengenai kisah perjalanan cinta Harry (Billy Crystal) dan Sally (Meg Ryan). Selain menyajikan cerita yang unik, kedua karakter juga hadir dengan sikap serta pandangan kritis terhadap cinta, seks, persahabatan dan relasi keduanya. Di awal cerita, kita dapat melihat bahwa keduanya saling tak menyukai satu sama lain, namun seiring berjalannya waktu keduanya mulai merasakan percikan cinta yang semakin kuat. Dari berbagai scene menarik yang dihadirkan, salah satu yang menyita perhatian adalah ketika Harry kerap menemani Sally menonton sebuah film legendaris “Casablanca” melalui telpon. Salah satu percakapan yang ikonik adalah sebagai berikut: “You're the worst kind; you're high maintenance but you think you're low maintenance,” ucap Harry kepada Sally.

Mean Girls (2004)

Para remaja perempuan tahun 2000an pastinya sudah tidak asing lagi dengan film garapan Tina Fey, “Mean Girls”. Dirilis pada 2004, film ini mengisahkan tentang kehidupan sosial dan percintaan remaja dalam lingkungan sekolah yang dibintangi oleh Lindsey Lohan, Rachel McAdams, Lacey Chabert dan Amanda Seyfried.

Kombinasi skenario yang jenius dan akting yang mumpuni di antara keempatnya menghasilkan adegan yang menggelitik. Akting terbaik jatuh kepada Amanda Seyfried yang andal dalam memunculkan karakter perempuan polos tanpa harus terjebak dalam akting manja dan air head yang berlebihan. Salah satu scene yang ikonik adalah The Four Way Call di mana keempat karakter saling menelepon satu sama lain dan salah satu dialog yang membekas diingtan adalah "I can't go out tonight. -terrible fake coughs- "I'm sick."

Taken (2008)

Tanpa harus  mengeluarkan suara keras dan emosi yang meledak-ledak, Liam Neeson berhasil menunjukkan akting yang mumpuni sebagai tokoh ayah yang akan melakukan apapun untuk anak perempuannya yang sedang dalam bahaya. Dalam salah satu adegan di film tersebut, Liam menelepon salah satu penculik anaknya dan dialog yang saat ini masih terngiang adalah: “I don’t know who you are. I don’t know what you want ….. If you let my daughter go now, that’ll be the end of it. I will not look for you. I will not pursue you. But if you don’t, I will look for you. I will find you. And I will kill you.” 

Sebuah fakta unik, saking ikoniknya dialog ini, presenter Graham Norton pernah meminta Neeson untuk merekam dialog ini untuk pesan outgoing message di talkshow-nya.

Sleepless in Seattle (1993)

Digarap oleh Nora Ephron dengan cerita yang ditulis Jeff Arch, film Sleepless in Seattle mengusung genre komedi romantis yang dibintangi oleh Tom Hanks dan Meg Ryan. Ceritanya berkutat pada seorang arsitek bernama Sam Baldwin (Tom Hanks) yang baru saja kehilangan sang istri akibat penyakit kanker. Ia ditinggalkan bersama Jonah (Ross Malinger), anak laki-laki mereka yang berusia delapan tahun. Dengan perasaan berat, Sam akhirnya memutuskan untuk pindah bersama anaknya ke Seattle.

Pada malam Natal, Jonah dengan sengaja menelepon sebuah saluran radio dan menyuruh Sam untuk menceritakan semua perasaannya yang rindu dengan sang istri. Adegan telepon ini sangat signifikan karena Sam berani mengakui kesedihannya dan mendobrak stereotip bahwa laki-laki tidak boleh terlihat lemah. Dialog yang paling diingat adalah: “You called a radio station?!”

Scream (1996)

Terinspirasi oleh sebuah panggilan telepon yang menakutkan di “When A Stranger Calls” pada 1979, Scream dimulai dengan adegan yang sama-sama menegangkan. Casey Becker (Drew Barrymore) sedang menyiapkan popcorn untuk maraton film horor saat orang tuanya berada di luar rumah, lalu ia menerima telepon dari orang misterius yang menanyakan pertanyaan yang tampaknya tidak berbahaya tentang film favoritnya.

Percakapan pun berubah menjadi menegangkan ketika penelepon mengungkapkan bahwa mereka akan membunuh pacar Casey jika ia tidak mendapatkan jawaban atas pertanyaan film horor dengan benar. Ia pun tidak memiliki alasan untuk tidak mempercayai penelepon karena ketika Caset menyalakan lampu terasnya, ia melihat pacarnya sudah diikat di sebuah kursi dan berlumuran darah.