front-cover-komik-indonesia-banget-1000px.jpgFoto Dokumen : Mice Cartoon

Bagi kamu yang gemar membaca komik pasti familiar dengan komik keluaran Amerika seperti Marvel dan DC, atau komik Jepang seperti Doraemon, Crayon Shinchan, dan Naruto. Cerita dan artwork yang terkandung di dalamnya begitu fenomenal dan menarik perhatian pembaca hingga terkenal ke seluruh penjuru dunia. Namun, tahukah kamu ? Komik lokal kita pun tidak kalah kerennya dibandingkan komik-komik yang berasal dari luar negeri tersebut. Selain kualitas artwork yang apik dan menarik, budaya dan ide-ide yang terdapat dalam ceritanya pun lebih mengena dengan kita sebagai orang Indonesia.

Mice Cartoon karya Mice

dabd24155cc11bb0af1383b197b817dd.jpgFoto Dokumen : Pinterest

Komik Mice Cartoon dikenal sebagai komik yang lucu karena penggambaran karakter setiap jenis orang di Indonesia dengan segala peristiwanya yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dicampur dengan humor ringan. Contohnya seperti penggalan komik Mice Cartoon di atas. Komik ini pertama kali beredar di harian Kompas pada tahun 2003. Saat ini, karakter Mice sekarang menjadi salah satu artefak budaya pop di Indonesia. Dengan gaya artwork yang jenaka dan pembawaan cerita yang humoris, komik ini cocok untuk dibaca saat sedang penat.  

Abdul Selotif karya Beng Rahardian

1.2-lotip-750x246.jpgFoto Dokumen : Hipwee

Selain Mice Cartoon, komik karya Beng Rahardian yang pertama kali muncul di Koran Tempo ini juga mengangkat cerita seputar kehidupan sehari-hari dengan karakter fiksi Abdul Selotif sebagai tokoh utamanya. Kehidupan sehari-hari yang diambil berfokus pada kehidupan masyarakat perkotaan. Komik ini bercerita tentang Lotif, pemuda pengangguran lulusan D-3 Akuntansi yang aktif di Taruna Karya dan bisa muncul dan mudah akrab atau istilahnya menempel dimana saja bagaikan selotip. Ia selalu terlibat dalam berbagai peristiwa yang sering terjadi di sekitar masyarakat khas urban, mulai dari lingkungan RT, lingkungan bertetangga, penjual makanan keliling, pos ronda, dan lainnya.  

Bima Satria Garuda karya Ockto Baringbing dan Hendry Prasetia

Template_Internal_Portrait-5.jpgFoto Dokumen : CIAYO

Dengan adanya Bima Satria Garuda, tambah satu lagi pahlawan super cetakan Indonesia setelah Gundala Putra Petir, Saras 008 dan Panji Manusia Millenium. Diadaptasi dari serial TV dengan judul yang sama, komik ini bercerita tentang tokoh Ray yang dapat berubah menjadi Bima Satria Garuda untuk membasmi kejahatan tokoh antagonis, Rasputin, yang ingin mengambil seluruh kekayaan bumi untuk memperluas kekuasaan di planetnya sendiri. Artwork yang disajikan dalam komik ini menyamai kualitas artwork komik-komik dari DC atau Marvel karya Amerika karena Ockto Baringbing dan Hendry Prasetia pernah tergabung dalam proyek pembuatan komik-komik Amerika tersebut. Selain itu, cerita yang tersaji di komik ini juga mendetail dan mengandung banyak nilai-nilai kehidupan yang dapat kita ambil.

Si Juki karya Faza Meonk

asd kj.jpgFoto Dokumen : Webtoons

Komik ini pasti paling familiar di antara kita semua. Mengawali keeksisannya di komik online DKV4 pada tahun 2011, Si Juki bercerita tentang seorang pemuda anti-mainstream yang suka mengkritik kondisi sosial yang ada di Indonesia. Komik Si Juki bisa kamu temukan dalam bentuk cetak maupun online. Komik karya Faza Meonk ini sangat terkenal dan banyak digemari oleh para pembaca sampai akhirnya diangkat ke layar lebar dengan judul Si Juki The Movie pada Desember 2017 lalu.

Pace : The Guilty karya Rimanti Nurdarina

pace_the_guilty_remake_page_2013_by_rinota_d5sk5wv-350t.jpgFoto Dokumen : Deviant Art

Komik ini mungkin cocok untuk kamu yang sedang berkarir menjadi karyawan kantoran atau ingin tahu mengenai lika-liku kehidupan dunia perkantoran. Artwork komik ini bergaya manga yang biasa kita lihat di komik-komik Jepang. Alur ceritanya dibalut dengan tema yang serius dan intrik-intrik yang sering terjadi di dunia perkantoran. Dengan setting yang realistis, alur cerita yang menggigit dan artwork yang tidak berlebihan, komik ini cocok dimasukkan ke daftar komik yang wajib kamu baca di waktu luang.

Baca juga: Mencapai Milyaran Rupiah, Inilah 5 Buku Termahal Di Dunia