Saat ini istri mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY sedang berjuang melawan kanker darah di National University Hospital, Singapura. Setelah menjalani berbagai pemeriksaan, ternyata Jenderal Pramono Edhie berhasil memenuhi 8 parameter yang dibutuhkan dokter untuk kebutuhan transplantasi sumsum tulang belakang Ibu Ani. Berikut beberapa fakta mengenai Pramono Edhie.

Baca juga: 5 Tatlergram Terbaik Minggu Ini (5 April)

Adik kandung ibu Ani Yudhoyono

Lahir di Magelang, Jawa Tengah pada tahun 1955, Pramono Edhie Wibowo ternyata adalah adik kandung dari Ani Yudhoyono.

Putra purnawirawan

Pramono adalah putra dari Purnawirawan Sarwo Edhie Wibowo, pangkostrad yang turut andil dalam penumpasan G30S PKI. Darah militer mengalir deras di tubuh pria 63 tahun tersebut. Tak heran jika adik ipar SBY itu turut menghabiskan kariernya di militer seperti sang ayah.

Lulus Akademi Militer Tahun 1980

Pramono menempuh Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di tahun 1955. Kemudian sebagai lulusan Akademi Militer pada tahun 1980, Pramono Edhie ditunjuk sebagai Komandan Pleton Grup I Kopassandha. Setelah menjadi perwira Operasi Grup I Kopassandha pada tahun 1981, pada tahun 1984 Pramono ditunjuk sebagai Komandan Kompi 112/11 grup I Kopassandha.

Mantan panglima kostrad

 

Pramono membangun kariernya dengan menempuh pendidikan AKABRI pada tahun 1980. Di tahun yang sama, Pramono ditunjuk sebagai Komandan Pleton Grup I Kopassandha. Berkat kegigihannya, Pramono juga pernah menjabat sebagai Panglima Kostrad (KSAD) ke-27 pada tahun 2011, dan pada tahun 2009 juga menjabat sebagai Pangdam III Siliwangi.

 

Penerima Anugerah Bintang Bhayangkara Utama Polri

 

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo menerima tanda jasa berupa Bintang Bhayangkara Utama dari Polri. Pemberian tersebut atas pertimbangan sumbangsih dan kerja sama yang telah TNI AD berikan untuk kemajuan dan pembinaan dalam jajaran Polri. Penganugerahan Bintang Bhayangkara Utama ini adalah kepada mereka khususnya perwira tinggi di lingkungan Polri atau di luar intitusi Polri yang prinsipnya telah memberikan sumbangsih terhadap perkembangan kemajuan kepolisian RI, termasuk jalinan kerjasama yang telah diberikan khususnya oleh TNI AD di dalam memberikan dukungan kemajuan baik dalam pembinaan atau dalam operasional kepolisian.

Baca juga: Sakdiyah Ma'ruf, Komedian Wanita Berhijab Pertama Di Indonesia Yang Mematahkan Stereotip