Selain memiliki kecintaan yang mendalam terhadap fashion, keenam figur publik ini juga merupakan seorang kolektor perhiasan dengan berbagai koleksi memukau mulai dari kalung emas bertaburkan batu zamrud dan safir hingga mahkota bermandikan berlian. Berikut ulasannya.  

1/6 Elizabeth Taylor

1.jpgFoto dok: The Jewellery Editor 

Mendiang aktris kenamaan, Elizabeth Taylor dikenal sebagai kolektor perhiasan dengan koleksi pribadi yang paling penting di dunia. Berbagai perhiasan yang ia miliki merupakan kumpulan dari hadiah yang diberikan oleh suaminya, Richard Burton.

Penulis “Elizabeth Taylor: My Love Affair with Jewelry” pernah menuliskan dalam bukunya bahwa dirinya berharap siapapun yang membeli perhiasannya ketika ia menutup usia akan menjaganya dengan sepenuh hati. “I hope whoever buys them gives them a really good home”, ungkapnya.

Setelah kematian Taylor pada tahun 2011, koleksinya dilelang melalui Christie's dan berhasil mengumpulkan 144 juta dolar AS (2 triliun), menjadikannya penjualan perhiasan paling berharga dalam sejarah.

2/6 Ratu Elizabeth II

elizabeth.jpgFoto dok: Express.co.uk 

Bagi keluarga kerajaan Inggris, perhiasan bukan hanya sekedar untuk mempercantik penampilan, tetapi setiap batu permata dan desainnya memiliki arti tersendiri, baik secara politis, sebagai warisan turun-temurun maupun sebagai sebuah harta nasional. Oleh karena itu, tidak mengherankan bahwa Ratu Elizabeth II memiliki berbagai koleksi perhiasan yang menakjubkan.

Koleksi paling terkenal yang ia miliki merupakan sebuah mahkota kekaisaran negara yang dilengkapi dengan sebuah kalung berlian untuk penobatannya.

Mahkota tersebut pun awalnya dibuat untuk penobatan sang ayah, Raja George VI, pada tahun 1937. Dihiasi dengan 2.868 berlian dalam perak dan emas, topi tersebut juga dihiasi dengan batu safir, zamrud, dan mutiara.

3/6 Jacqueline Kennedy

jackie o.pngFoto dok: jckonline.com

Perhiasan Jackie O sempat menjadi berita utama pada tahun 2010 setelah three-strand set of simulated pearls miliknya yang bernilai 65 dolar AS terjual dengan harga sangat tinggi, yaitu 211.500 dolar AS. Banyak dari karyanya dijual oleh seorang kolektor Inggris tak dikenal yang membelinya di lelang Sotheby pada tahun 1996, dua tahun setelah kematiannya.

Beberapa perhiasan miliknya merupakan hadiah dari suami pertama, John F Kennedy, sebelum dia menjanda pada tahun 1963, termasuk bros emas Tiffany & Co yang diberikan JFK kepadanya beberapa hari sebelum ia dilantik sebagai presiden AS.

4/6 María Félix

b10ae403-a886-45f7-a4fd-b3a5726b45e6.jpgFoto dok: anothermag.com

Aktris asal Meksiko, María Félix memiliki kehidupan yang serba ekstravagan. Kecintannya terhadap perhiasan membuatnya menugaskan Cartier untuk membuat perhiasan yang terinspiras dari hewa-hewan unik. Pada 1975, maison tersebut pun membuat kalung untuk Félix, yang menggambarkan sepasang buaya bertatahkan zamrud dan bermandikan berlian.

Tidak hanya itu saja, aktris yang dikenal akan perannya sebagai femme fatale ini pernah membawa sebuah bayi buaya menuju ke toko Cartier di Paris dan meminta brand tersebut meniru wajah, tubuh, kaki, dan ekornya untuk dijadikan sebuah perhiasan. She knows what she wants and she takes no for an answer!

5/6 Wallis Simpson

5.jpgFoto dok: Financial Times 

Pada tahun 1936, ketika Raja Edward VIII memilih untuk menikahi pacarnya yang sudah pernah dua kali bercerai asal Amerika, Wallis Simpson, ia terpaksa menyerahkan tahta Inggris. Pasangan ini pun menjadi terkenal akan penyelenggaran pest akelas atas dan gaya hidup mewah mereka, dan hal tersebut termasuk selera mewah Simpson akan perhiasan mewah.
Setelah kematiannya, koleksi perhiasan tersebut membuat sejarah pada tahun 1987 di lelang Sotheby di Jenewa dan menghasilkan 50 juta dolar AS yang pada saat itu merupakan rekor untuk single-owned jewellery collection. Fakta menyenangkan: Elizabeth Taylor dan Joan Collins termasuk di antara pembelinya.

6/6 Lily Safra

27ade119-9802-4999-be58-2df24b713c50.jpgFoto dok: Shutterstock

Filantropis asal Brazil dan istri dari mendiang Edmond Safra, seorang banker miliarder, dikenal akan kecintaannya terhadap perhiasan mewah dan merupakan seorang kolektor dengan koleksi yang menakjubkan. Dirinya juga merupakan penggemar sejati desainer perhiasan Amerika, Joel Arthur Rosenthal dan rumah perhiasan JAR yang ia dirikan di Paris. Pada tahun 2012 silam, Lily melelang 18 karya Joel dan koleksi perhisan individu tersebut merupakan jumlah terbesar yang pernah dipresentasikan di pelelangan.

Pada penjualan yang sama, yang dikenal sebagai pelelangan Jewels for Hope, Lily Safra turut menjual sekitar 70 item dari koleksi pribadinya, termasuk sebuah cincin berlian rectangular-cut 34,05 karat, sebuah rubi Burma berbentuk cushion 32,08 karat yang sebelumnya ia beli dari Countess Guy du Boisrouvray, dan dua klip telinga berlian dengan pear-cut 19,16 dan 19,43 karat. Hasil dari penjualan tersebut mencapai 30 juta (Rp 584 miliar) dan diberikan kepada 32 organisasi amal atas nama The Lily Safra Foundation.

Source: hk.asiatatler.com