news-cover_a-2000x1100.jpgFoto dok: LVMH.com

Kabar duka datang dari dunia mode dunia. Pendiri label Off-White sekaligus artistic director Louis Vuitton, Virgil Abloh menutup usia pada umur 41 tahun setelah dua tahun berjuang melawan kanker langka.

Dikenal sebagai seorang desainer yang visioner dan creative genius, pria kelahiran Illinois, AS tersebut telah menyentuh hati banyak penggemar melalui kerya-karyanya yang berorientasi pada keberagaman.

Untuk mengenang dirinya, berikut timeline perjalanan karier Virgil Abloh.

1/7 Virgil Abloh merupakan seorang arsitek
 
Sebelum namanya dikenal di dunia mode, pria kelahiran Illinois, Chicago – AS ini mengambil studi Teknik Sipil di Universitas Wisconsin-Madison dan mendapatkan gelar Master of Architecture di Institut Teknologi Illinois. IIT, pendidikan tinggi yang ia pilih merupakan universitas riset swasra top di AS yang merupakan gabungan dari Armor Institute dan Lewis Institute pada tahun 1940. Illinois Institute of Technology sendiri sudah mencapai banyak penghargaan dari berbagai organisasi serta publikasi negara bagian dan nasional. Program Bachelor maupun Master of Architecture, yang dipilih oleh Abloh, bahkan mendapatkan akreditasi dari The National Architectural Accrediting Board. Setelah lulus, Abolh pun sempat bekerja di sebuah firma arsitektur selama dua tahun.

2/7 Mengawali karier di dunia entertainment sebagai seorang DJ
 
Perjalanan karier Virgil Abloh di dunia entertainment dimulai pada tahun 1998. Sebelum melebarkan sayapnya sebagai seorang desainer, Virgil memulai karier sebagai seorang DJ dan telah tampil di berbagai pertunjukan bergengsi, mulai dari festival, pesta mode hingga pertunjukan rap. Pada tahun 2017, ia juga pernah menjadi penampil pembuka dalam konser Travis Scott bertajuk “Birds Eye View Tour”. Pada salah satu wawancaranya dengan The Guardian, ayah dua anak tersebut mengatakan bahwa musik menjadi pelariannya setelah seharian melalui jadwal pekerjaan yang padat.

3/7 Pernah menjadi art director untuk album Kaye West dan Jay-Z
 
Tahun 2002 menjadi salah satu tahun penting bagi Virgil karena pada tahun inilah ia bertemu dengan Kanye West dan setelah itu ia menjadi rekan kerja sejatinya. Pada salah satu wawancaranya, Kanye mengatakan bahwa ia sangat terkesan dengan bakat desain Virgil dan ia memujinya sebagai sosok yang cerdas, cepat tanggap dan inoivatif. Kolaborasi mereka pun berlanjut dan Virgil kemudian ditunjuk sebagai konsultan kreatif Kanye, mulai dari tata panggung, albym hingga video musik sang rapper. Pada tahun 2011 Virgil menerima penghargaan pertamanya ketika rancangan sampulnya untuk album Jay Z dan Kanye West bertajuk Watch the Throne dinominasikan untuk Grammy Award dalam kategori Best Recording Package.

4/7 Pada 2009 Virgil membuka retail butik pertamanya dan magang di rumah mode Fendi
 
Bersama dengan Kanye dan Don C, Virgil memulai kariernya di dunia mode sebagai seorang desainer. Bersama-sama, mereka membuka retail pertama mereka dengan nama RSVP Gallery. Masih di tahun yang sama, Virgil mulai menekuni dunia fashion dan ia pun melakukan internship di salah satu rumah mode, Fendi di Roma, Italia.

Dari sana juga kemudian Virgil mulai banyak mendapatkan undangan untuk hadir ke acara-acara fashion show. Virgil hampir selalu datang bersama Kanye dan Don C, memanfaatkan momen ini untuk menjalin relasi dengan brand dan desainer lainnya yang kemudian membuka jalannya di dunia fashion.

5/7 Virgil merilis Pyrex Vision dan Off-White

Pada tahun 2012, Virgil merilis Pyrex Vision, streetwear fashion di Chicago. Namun sayangnya, usaha tersebut ditutup setelah satu tahun label tersebut diresmikan. Di tahun yang sama, ia pun merilis Off-White. Dengan desain-desain yang ia ciptakan, Virgil mampu menggemparkan dunia mode dan berhasil masuk ke beberapa ajang fashion week bergengsi seperti Paris, Tokyo dan New York. Dengan brand-nya ini, ia juga turut mendobrak stigma bahwa streetwear tidak pantas masuk ke dalam runway. Namun, kini pengaruh Virgil cukup terasa dengan mulai banyaknya brand fashion kelas atas yang beralih ke estetika streetwear.

6/7 Off-White berkolaborasi dengan IKEA

Pada tahun 2017, Off-White mengumumkan kolaborasi dengan perusahaan furnitur asal Swedia, IKEA. Bertajuk MARKERAD, koleksi kolaborasi tersebut memadukan gaya klasik dari desain minimalis dengan sentuhan seni kontemporer dan street art. Sebanyak 15 jenis perlengkapan furnitur rumah tangga seperti meja, karpet, kursi hingga sarung bantal, koleksi tersebut sukses menarik perhatian para milenial dan menciptakan gebrakan baru.

7/7 Virgil resmi ditunjuk sebagai artistic director of Louis Vuitton menswear pada 2018
 
Pada tahun 2018, Virgil ditunjuk sebagai artistic director untuk rumah fashion Louis Vuitton. Tidak hanya itu saja, ia juga berhasil mencetak sejarah sebagai keturunan Afrika pertama yang memimpin lini pakaian pria merk tersebut.