Pendidikan memang masih menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi Indonesia. Kualitas pendidikan di tanah air masih terbilang rendah bila dibandingkan negara-negara lain. Namun, hal tersebut mulai berusaha diatasi oleh beberapa startup education technology (EdTech). Salah satu yang paling berperan penting adalah Zenius Education. Membahas Zenius tentu belum lengkap jika tak menyebut Wisnu Subekti, president Zenius Education. 

Baca juga: Mencapai Milyaran Rupiah, Inilah 5 Buku Termahal Di Dunia

Tidak hanya sekedar president dari sebuah startup 

Selain menjadi president Zenius Education, Wisnu Subekti juga merupakan tutor senior mata pelajaran matematika dan fisika di Zenius. Passion Wisnu di dunia pendidikan tetap tersalurkan dengan cara yang menyenangkan sambil terus mengembangkan Zenius.

Mengubah pola pikir pelajar

Startup yang didirikan pada tahun 2007 ini bisa dibilang sebagai pemain digital pertama di ekosistem EdTech di Indonesia. Melalui Zenius, Wisnu bertekad untuk mengubah pola pikir pelajar Indonesia dari menghafal menjadi mengerti konsep ilmu. Dari sekadar tahu menjadi membangun rasa keingintahuan.

Memaksimalkan penggunaan media sosial

Sistem belajar yang pada awalnya menggunakan format CD yang mengalami pembajakan dan membuat Zenius mengalami kerugian besar segera digantikan dengan kehadiran website. Sehingga para pelajar dapat mengakses video-video interaktif secara praktis. Wisnu Subekti dan tim juga memaksimalkan penggunaan media sosial untuk mempopulerkan Zenius di kalangan pelajar.

Memberi pilihan bagi pengguna Zenius

Wisnu mengungkapkan, target Zenius adalah mereka yang memiliki kesadaran untuk belajar, siswa yang ingin masuk universitas terbaik, serta siswa yang akan menghadapi Ujian Nasional dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Untuk mengakses konten di website-nya, siswa dapat menjadi anggota biasa atau anggota premium. Pengguna biasa hanya dapat mengakses konten terbatas pada Zenius. Sementara anggota premium, selain memperoleh semua bahan, juga akan mendapatkan update konten dan promo khusus.

 Baca juga: Rob Elder, CEO Elder Automotive, Dari Mencuci Mobil Hingga Bisnis Milyaran Dollar