Virus corona atau juga dikenal dengan COVID-19 memang membawa dampak yang besar bagi banyak orang di seluruh dunia. Disebut pertama kali muncul di Wuhan, China, virus ini telah tersebar ke puluhan negara lainnya dan menyebabkan kerugian yang tidak sedikit. Kini, virus corona pun juga menjadi topik yang hangat di Indonesia. Berikut cara mencegah penyebaran virus corona yang dilansir dari berbagai sumber terpercaya.

1/5 Sering mencuci tangan

1 wash hand.jpg

Foto: Pixabay

Meski terdengar mudah dan sederhana, mencuci tangan dengan sabun atau pembersih tangan dengan kandungan alkohol merupakan salah satu hal penting yang patut dilakukan untuk mencegah virus corona, seperti dikutip dari World Health Organization (WHO). Hal ini karena tangan mengandung banyak bakteri dan virus berbahaya, sehingga dengan mencuci tangan, kamu dapat membunuh virus tersebut. Oleh karena itu, disarankan untuk sering mencuci tangan setidaknya selama 20 detik, terutama setelah pergi kembali dari kamar mandi, sebelum makan, dan setelah batuk atau bersin, seperti dikutip dari situs Harvard Health.

2/5 Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut

2 face.jpg

Foto: Pixabay

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, tangan mengandung berbagai bakteri dan virus berbahaya karena tangan manusia dapat menyentuh berbagai hal dalam kurun waktu yang singkat. Jika kamu menyentuh mata, hidung, atau mulut, bakteri dan virus yang menempel di tangan dapat masuk ke tubuh manusia melalui area-area tersebut dan membuatmu sakit.

3/5 Menjaga jarak dan interaksi sosial dari orang lain

3 crowded.jpg

Foto: Pixabay

Batuk dan pilek merupakan gejala yang umum bagi orang-orang yang terinfeksi virus corona. Oleh karena itu, salah satu cara pencegahan yang dianjurkan adalah menjaga jarak setidaknya 1 meter dari orang-orang yang memiliki gejala tersebut. Seperti dilansir dari WHO, ketika seseorang terbatuk atau bersin, ada cairan kecil dan halus yang keluar dari hidung atau mulut dan berpotensi membawa virus. Jika kamu terlalu dekat dengan orang tersebut, kamu dapat secara tidak sengaja menghirup virus tersebut dan memasukan virus tersebut ke dalam tubuh. Selain itu, dianjurkan juga untuk menghindar dari tempat-tempat ramai dan padat.

4/5 Tidak perlu mengenakan masker jika sehat

1 mask.jpg

Foto: Pexels

Dalam upaya mencegah terinfeksi virus corona, masker dipercaya sebagai salah satu hal penting yang harus dikenakan setiap saat. Namun, siapa sangka jika hal tersebut ternyata tidak dianjurkan oleh para ahli? Pada situs resminya, lembaga-lembaga seperti WHO dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) justru tidak merekomendasikan orang-orang yang sehat untuk mengenakan masker. Dalam hal ini, masker hanya dianjurkan untuk digunakan para petugas kesehatan. Selain itu, penggunaan masker juga berlaku jika kamu diduga terinfeksi virus corona. Tisu dapat menjadi alternatif jika tidak memiliki masker, namun pastikan untuk membuang tisu tersebut segera setelah batuk atau bersin. Dengan mengenakan masker atau menggunakan tisu, kamu dapat melindungi orang-orang di sekitarmu dari penyebaran virus corona. Namun, sebaliknya, dilansir dari Forbes yang mengutip perkataan Eli Perencevich, MD, seorang profesor di University of Iowa’s College of Medicine, publik justru dianjurkan untuk tidak mengenakan masker karena tidak ada bukti kalau penggunaan masker dapat mencengah virus corona untuk masuk ke dalam tubuh. Selain itu, penggunaan masker pada orang sehat justru dapat meningkatkan risiko infeksi jika si pemakai tidak melakukan prosedur penggunaan masker yang benar. Bahkan di Amerika Serikat sendiri, seperti dikutip dari Harvard Health dan berbagai media internasional, masker tidak direkomendasikan untuk penggunaan publik.

5/5 Jika merasakan gejala, segera kunjungi tenaga medis profesional

5 medic.jpg

Foto: Pixabay

Jika kamu merasa tidak enak badan, maka dianjurkan untuk tetap berada di rumah. Namun, jika kamu mulai merasakan gejala-gejala virus corona, yang meliputi demam, batuk, dan sesak napas, segeralah pergi ke layanan kesehatan terdekat dan konsultasikan dengan tenaga medis profesional.

Baca juga: Manfaat Kombucha Yang Wajib Kamu Ketahui

Tags: Virus Corona, COVID-19